THE 2ND INTERNATIONAL SEMINAR ON FAMILY AND CONSUMER ISSUES IN ASIA PACIFIC (ISFCI) : CHALLENGING FAMILY IN DIGITAL ERA

The 2nd International Seminar on Family and Consumer Issues in Asia Pacific (ISFCI) dengan tema “Challenging Family in Digital Era” merupakan konferensi internasional yang menciptakan platform yang bagus untuk peneliti, ilmuwan, akademisi, dan pakar industri untuk berbagi pengalaman, mendiskusikan temuan penelitian, dan memperoleh pengetahuan yang diinginkan untuk latihan praktis di bidang Ilmu Keluarga dan Konsumen. Selama dua hari dilakukan kegiatan ilmiah seperti seminar, oral presentation, dan poster presentation.

 280 total views,  7 views today

Pengembangan Indeks Keberdayaan Konsumen Indonesia

Kontribusi IPB dalam FGD Indeks Keberdayaan Konsumen

Kegiatan penelitian untuk mengembangkan instrumen dan menyusun indeks keberdayaan konsumen di Indonesia

 24,598 total views,  7 views today

Pelatihan Keterampilan Usaha Ekonomi Produktif bagi Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera 1

Ekonomi Produktif yang Terpadu dan Berkelanjutan Menjadi Jalan Keluar Jerat Kemiskinan

Program Kerjasama Departemen IKK dengan Dinas P3AP2KB Kab. Bogor yang memiliki tujuan untuk Peningkatan kapasitas keluarga untuk mengembangkan usaha ekonomi keluarga sehingga mampu melakukan upaya pengembangan ekonomi produktif untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga

 24,605 total views,  7 views today

Menyusun Indikator Kesiapan Menikah

Menyusun indikator kesiapan menikah dalam upaya pencegahan pernikahan anak serta mengembangkan aplikasi kesiapan menikah berbasis web dan android yang mudah di akses oleh seluruh remaja di indonesia

 24,702 total views,  106 views today

Akademi Keluarga Hebat Indonesia Kelas 1000 HPK

Kelas Akademi Keluarga Hebat Indonesia 2019 Bantu Warga Bogor

Kegiatan edukasi keluarga 1000 HPK dengan peserta keluarga yang memiliki anak dibawah dua tahun dan ibu hamil, dengan tujuan untuk mencegahan stunting. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 14 kali pertemuan dengan kurikulum yang terstruktur

 217 total views,  7 views today

Family and Consumer Sciences National Competition and Symposium (FANTASY) 2019

Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB secara khusus mempelajari perkembangan keluarga, perkembangan anak, dan konsumen yang berkaitan dengan ketahanan keluarga dalam menghadapi era industri 4.0. Ilmu-ilmu tersebut harus diterapkan dan dikembangkan dalam kehidupan masyarakat secara luas. Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen melalui Himpunan Mahasiswa Ilmu Keluarga dan Konsumen (HIMAIKO) bertujuan untuk menghimpun ide-ide mahasiswa/mahasiswi serta siswa/siswi sekolah menengah atas dalam menciptakan keluarga yang mampu beradaptasi di era industri 4.0. Atas dasar tersebut, HIMAIKO-IPB mengadakan Family and Consumer Sciences National Competition and Symposium (FANTASY) 2019.

Kegiatan   ini   merupakan   ajang   kompetisi yang terdiri dari lomba esai, karya tulis ilmiah, short movie, field trip dan simposium yang diikuti oleh siswa/siswi SMA sederajat, mahasiswa/ mahasiswi se-Indonesia, dan masyarakat umum. Rangkaian kegiatan terdiri dari presentasi lomba karya tulis ilmiah dan esai, field trip ke Kampung Horta Ciomas, dan symposium. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18-20 Oktober 2020. Materi dalam kegiatan ini membahas permasalahan karakter di Indonesia saat ini serta adaptasi keluarga untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada anak di era industri 4.0. Pembicara pada kegiatan ini yaitu Tika Bisono (Psikolog), Aldy Rustam (Duta GenRe), Gisela Thesa (Duta GenRe), dan Asma Nadia (Penulis Buku). Kegiatan symposium dihadiri oleh Siswa/siswi SMA sederajat, mahasiswa/ mahasiswi se-Indonesia, dan masyarakat umum sebanyak 117 orang. Kegiatan Family and Consumer Sciences National Competition and Symposium (FANTASY) 2019 dilaksanakan dengan tujuan:

  1. Memperkenalkan dan menunjukkan kontribusi Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen sebagai satu-satunya bidang studi di Indonesia yang berfokus pada keilmuan keluarga dan konsumen;
  2. Menjadi sarana bagi mahasiswa/mahasiswi dan siswa/siswi sekolah menengah atas untuk menuangkan ide dan gagasan berbasis keilmuan terkait pembentukan karakter di era industri 4.0;
  3. Meningkatkan wawasan, kemampuan adaptasi, dan ketahanan keluarga Indonesia dalam pembentukan karakter di era industri 4.0.

 227 total views,  7 views today

IKK in Action

Kegiatan IKK in Action merupakan kegiatan pelatihan dan pengembangan softskill terdiri atas beberapa sub kegiatan, yaitu Let’s Learn How to Be a Social Worker yaitu merupakan suatu kegiatan praktek dan pemberian bekal atau materi secara langsung yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 2 Februari 2019 mengenai cara untuk melakukan pendekatan yang baik kepda masyarakat serta cara membangun desa pda saat bina desa dilaksanakan, Let’s Learn Counseling yang merupakan suatu kegiatan pelatihan bagi mahasiswa yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Maret 2019 yang memberikan materi dan melaksanakan praktek untuk menjadi serorang counselor yang baik dan benar, dan Child Club Activities dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 April 2019 yang merupakan pelatihan tentang Child Rearing for Pre-School sebagai sarana untuk mengembangkan softskill dan meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam bidang perkembangan anak sehingga dapat berkontribusi lebih untuk kemajuan Pendidikan di Indonesia. Kegiatan IKK in Action dilaksanakan dengan tujuan:

  1. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa IKK dalam bidang social worker dan counseling
  2. Meningkakan keterampilan mahasiswa dalam melakukan bina desa atau kegiatan pemberdayaan masyarakat dan family counseling.
  3. Menambah pengetahuan mengenai dasar dan teknik dalam perkembangan dan pengasuhan anak usia prasekolah

Peserta kegiatan Let’s Learn: How to Be a Social Worker dihadiri oleh sebanyak 43 peserta, Let’s Learn: How to Be a Counselor sebanyak 35 peserta, dan Child Club Activities sebanyak 38 peserta. Luaran dari kegiatan “IKK in Action:

  1. Mahasiswa IKK memiliki pengetahuan dan pemahaman dalam bidang social worker dan counseling
  2. Mahasiswa memiliki keterampilan dalam melakukan bina desa atau kegiatan pemberdayaan masyarakat dan family counseling.
  3. Peserta memiliki pengetahuan mengenai dasar dan teknik dalam mempersiapkan diri turun lapang menjadi seorang guru ke Daycare, PAUD, ataupun
  4. Peserta menjadi sadar akan pentingnya menjadi guru yang kompeten dan senantiasa menerapkan pendidikan berbasis karakter dan holistik.
  5. Peserta memiliki keterampilan dalam mengajar.

 54 total views

LET’S LEARN GROOMING AND BEAUTY CLASS “FIND YOUR BEAUTY FROM WITHIN”

Dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, sangat diperlukan sebuah kepercayaan diri untuk menunjang penampilan. Kepercayaan diri tidak hanya didapatkan dari Curiculum Vitae (CV) yang bagus, namun juga dengan penampilan fisik mulai dari cara berpakaian, padu padan warna, dan cara merias diri yang baik serta tidak berlebihan.

Oleh karena itu, diperlukan pelatihan tentang tata cara dan strategi dalam merias diri untuk mempersiapkan mahasiswi menghadapi dunia kerja. Pelatihan tersebut akan dilaksanakan melalui kegiatan Let’s Learn Grooming and Beauty Class dengan tema “Find Your Beauty from Within” dan bekerjasama dengan Make Over Cosmetics. Himaiko-IPB memilih Make Over Cosmetics sebagai partner kerjasama karena sesuai dengan sasaran kegiatan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelatihan kecantikan yang diadakan oleh HIMAIKO. Peserta dari kegiatan ini adalah mahasiswa umum Institut Pertanian Bogor sejumlah 35 orang pada hari Minggu, 24 Agustus 2019 di Auditorium Sylva Pertamina. Kegiatan ini juga merupakan sarana untuk menambah informasi mengenai alat kecantikan dan kegunaannya, cara merias diri, serta belajar mengenai tata cara berpenampilan untuk menghadapi dunia kerja. Materi yang disampaikan pada kegiatan ini meliputi:

  1. Penjelasan mengenai manners dan attitude dari narasumber yang berpengalaman. Narasumber akan menjelaskan berbagai macam manners dan attitude yang baik untuk setiap situasi dan keadaan agar dapat meningkatkan softskill untuk menghadapi dunia kerja.
  2. Pengenalan alat make up dan pelatihan bersama narasumber. Narasumber akan menjelaskan kepada peserta pelatihan mengenai jenis-jenis alat make up beserta kegunaannya. Peserta akan bersama-sama belajar menggunakan make up dengan mengikuti arahan dari narasumber.
  3. Pelatihan tata cara berpenampilan bersama narasumber. Peserta akan bersama-sama belajar mengenai tata cara berpenampilan dengan mengikuti arahan dari narasumber hingga selesai.

 

 59 total views

TALENTIQUE 2019 “Let The Hero Begins”

Pada tahun 2019 Himpunan Mahasiswa Ilmu Keluarga dan Konsumen menyelenggarakan kegiatan yang secara khusus mewadahi dan menyalurkan minat dan bakat serta kreativitas mahasiswa dan juga untuk mengapresiasi prestasi yang telah dicapai mahasiswa IKK, yaitu dalam bidang kesenian, olahraga, sastra, dan kepenulisan. Kegiatan ini disebut Talentique. Talentique memberikan tantangan bagi mahasiswa Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen untuk menunjukkan minat dan bakat yang dimilikinya. Kegiatan Talentique dilaksanakan dengan tujuan:

  1. Meningkatkan kreativitas, semangat, dan menggali potensi, minat dan bakat mahasiswa departemen Ilmu Keluarga  dan Konsumen (IKK).
  2. Meningkatkan kecintaan mahasiswa IKK dan lebih mengenal Departemen IKK.
  3. Menambah motivasi mahasiswa IKK agar dapat berprestasi seperti mahasiswa IKK lainnya.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 27 September 2020 di Audit Mandiri IPB. Peserta dari kegiatan ini adalah 250 mahasiswa Ilmu Keluarga dan Konsumen angkatan 53, 54, 55, dan 56. Kegiatan ini menampilkan kreativitas yang dimiliki mahasiswa IKK dan pemberian apresiasi dengan tema Let The Hero Begins. Luaran dari kegiatan Talentique ini adalah :

  1. Bertambahnya kreativitas, semangat berkompetisi, dan semangat untuk menggali potensi pada diri mahasiswa Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen.
  2. Tersalurkannya pengembangan minat dan bakat mahasiswa Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen.
  3. Bertambahnya kesiapan mahasiswa Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen untuk beraksi dan berpartisipasi pada kegiatan serupa di tingkat fakultas (ESPENT) dan di tingkat kampus IPB (IAC dan OMI).

 

 76 total views

BE HEALTHY BE HAPPY

Kurangnya edukasi tentang reproduksi memicu banyak terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti seks bebas, kehamilan di usia muda, penularan penyakit kelamin, hingga meninggalnya remaja. Remaja perlu memiliki pengetahuan seputar kesehatan reproduks. Tidak hanya menjaga kesehatan dan fungsi organ, informasi yang benar juga bisa menghindari remaja dari hal-hal yang tidak diinginkan. Memiliki pengetahuan yang tepat terhadp proses reproduksi, serta cara menjaga kesehatannya, diharapkan mampu membuat remaja lebih bertanggung jawab. Oleh karena itu, sebagai Mahasiswa Ilmu Keluarga dan Konsumen yang sedang menempuh pendidikan salah satunya dalam bidang perkembangan anak, dalam rangka memperingati hari remaja internasional pada 8 September 2019, Himaiko-IPB mengadakan kegiatan Be Healthy Be Happy yang mengusung tema kesehatan reproduksi diharapkan dapat menjadi media bagi remaja dalam menjaga kesehatan sistem, fungsi dan proses reproduksi sehingga remaja dapat lebih bertanggung jawab terhadap kehidupannya dan berpikir lebih kritis ketika akan melakukan sesuatu yang akan merugikan dirinya dan lingkungan sekitar. Kegiatan Be Healthy Be Happy dilaksanakan dengan tujuan :

  1. Menambah pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja
  2. Mengembangkan kapasitas remaja dalam mengelola kesehatan reproduksi
  3. Meningkatkan keterampilan remaja dalam hal berpikir kritis ketika akan melakukan suatu tindakan

Kegiatan ini terdiri dari dua sesi. Sesi pertama yaitu penyampaian materi berbentuk seminar mengenai ’ Pentingan Kesehatan Reproduksi Remaja’’ selama 1 x 60 menit dengan tanya jawab. Kemudian dilanjutkan dengan Pojok Konseling selama 1 x 60 menit. Peserta dari kegiatan ini ialah remaja Desa Cibanteng berusia 13 tahun sampai 19 tahun berjumlah 20 orang. Dengan adanya Kegiatan Be Healthy Be Happy peserta seminar dapat mengetahui pentingnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan berpikir kritis ketika akan melaukkan suatu tindakan yang akan berdampak pada keehatan reproduksi.

 71 total views