Skripsi Tahun 2009

No. Judul Skripsi Penulis Detil
1. Interaksi Remaja-Ayah dan Sekolah serta Hubungannya dengan Tingkat Stress dalam Menghadapi Ujian Nasional ASROHENI MUHARRIFAH HTML FILE
2. Nilai anak, Stimulasi Psikososial, dan Perkembangan Kognitif Anak Usia 2-5 Tahun pada Keluarga Rawan Pangan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah CHANDRIYANI HTML FILE
3. Kajian Ketahanan Keluarga Nelayan di Daerah Rawan Bencana: Pemenuhan Pangan dan Perumahan sebagai Indikator Kesejahteraan Keluarga ESTI ROHIMAH HTML FILE
4. Hubungan Antar Kelentingan Keluarga, Dukungan Sosial dan Kesejahteraan Keluarga Nelayan di Daerah Rawan Bencana RAHMA NUR PRAPTIWI HTML FILE
5. Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Preferensi dan Perilaku Membeli Buku Bajakan PUSPA WIDYA UTAMI HTML FILE
6. Analisis Tingkat Kesejahteraan, Sikap, Perilaku, dan Tingkat Kepuasan Keluarga Sasaran Program Konversi Minyak Tanah Ke LPG di Kota Bekasi NOVIDA NURMAYANTI HTML FILE
7. Hubungan Fungsi AGIL (Adaptasi, Goal, Integrasi & Latency) dengan Kesejahteraan Keluarga Nelayan di Daerah Rawan Bencana Alam CHRISTIN HARYATI HTML FILE
8. Analisis Persepsi Gaya Pengasuhan Orang Tua, Keterampilan Sosial,Prestasi Akademik dan Self Esteem Mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama (TPB) Institut Pertanian Bogor ASTUTI WULANDARI HTML FILE
9. Analisis Ekuitas Merek Laptop pada Mahasiswa Institut Pertanian Bogor HANISA RAHMINA FITRIYANA HTML FILE

LINK : Skripsi Tahun 2009Skripsi Tahun 2010Skripsi Tahun 2011Skripsi Tahun 2012Skripsi Tahun 2013Skripsi Tahun 2014

 6,132 total views

Vol 2, No 2 (2009) Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen

PARENTING STYLE IN FAMILY WITH ADOLESCENT CHILD: FAMILY ECOLOGY PERSPECTIVE PDF
     Sinta Susanto Putri, LIN SHU LING
PENGARUH STRATEGI PENYEIMBANGAN ANTARA AKTIVITAS PEKERJAAN DAN KELUARGA TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA SUBJEKTIF PADA PEREMPUAN BEKERJA DI BOGOR: Analisis Structural Equation Modelling PDF
     Herien Puspitawati
TINGKAT KEPUASAN KELUARGA BERPENDAPATAN RENDAH TERHADAP SUMBERDAYA YANG DIMILIKI PDF
     Rani Andriani Budi Kusumo, Megawati Simanjuntak
DUKUNGAN KELUARGA, PENGETAHUAN, DAN PERSEPSI IBU SERTA HUBUNGANNYA DENGAN STRATEGI KOPING IBU PADA ANAK DENGAN GANGGUAN Autism Spectrum Disorder (ASD) PDF
     Lia Milyawati, Dwi Hastuti
KUALITAS TUMBUH KEMBANG, PENGASUHAN ORANG TUA, DAN FAKTOR RISIKO KOMUNITAS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH WILAYAH PEDESAAN DI BOGOR PDF
     Melly Latifah, Alfiasari Alfiasari, Neti Hernawati
KUALITAS REMAJA DI KABUPATEN BANYUMAS PDF
     Ignatius Suksmadi, Ujang Sumarwan, Ali Khomsan, Hartoyo Hartoyo
POLA PENGELUARAN, PERSEPSI, DAN KEPUASAN KELUARGA TERHADAP PERUBAHAN PENGGUNAAN ENERGI DARI MINYAK TANAH KE LPG PDF
     Megawati Simanjuntak, Rani Andriani Budi Kusumo, Mohamammad Nasarullah
ANALISIS KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN JAMU GENDONG DI KOTA SUKABUMI PDF
     Moh. Djemdjem Djamaludin, Ujang Sumarwan, Gustia Nur Aria Mahardikawati
TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP TANGGAPAN PERUSAHAAN PASCATINDAKAN KOMPLAIN MELALUI MEDIA CETAK PDF
     Lilik Noor Yuliati, Yuza Anzola

 2,112 total views

HANISA RAHMINA FITRIYANA. Analisis Ekuitas Merek Laptop pada Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

ABSTRAK

HANISA RAHMINA FITRIYANA. Analisis Ekuitas Merek Laptop pada Mahasiswa Institut Pertanian Bogor. Dibimbing oleh UJANG SUMARWAN dan RETNANINGSIH.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekuitas merek laptop pada mahasiswa IPB. Tujuan khusus: (1) menganalisis perilaku penggunaan laptop pada mahasiswa IPB, (2) menganalisis elemen-elemen ekuitas merek laptop (kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, dan loyalitas merek) pada mahasiswa IPB; serta (3) mengetahui hubungan top of mind dengan merek laptop yang digunakan mahasiswa IPB. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dengan jumlah contoh sebanyak 200 mahasiswa. Penentuan jumlah contoh setiap fakultas menggunakan proportional sampling, proses pemilihan contoh dilakukan secara convenience sampling yaitu contoh dipilih berdasarkan kesediaannya untuk mengisi kuesioner dan wawancara sesuai dengan kuota per fakultas. Merek laptop yang paling banyak dimiliki dan digunakan mahasiswa adalah Acer. Laptop yang dimiliki oleh contoh paling banyak sudah dimiliki selama 10 bulan sampai dengan 18 bulan. Cara pembelian laptop paling banyak dibelikan oleh orangtua dan dalam keadaan baru. Pada elemen kesadaran merek (brand awareness), laptop merek Acer memiliki tingkat kesadaran merek yang paling tinggi, kemudian diikuti Toshiba, HP Compaq, dan Axioo. Hasil pengukuran asosiasi merek dengan menggunakan uji Cochran dengan sembilan asosiasi menunjukkan bahwa asosiasi yang paling sedikit yaitu terdapat pada laptop merek Acer dibandingkan merek lain, seperti Toshiba, HP Compaq, dan Axioo karena memiliki semua asosiasi yang melekat pada konsumen. Pada persepsi kualitas yang di uji dengan menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI), bahwa indeks kepuasan contoh terhadap merek Acer, Toshiba, dan Axioo berada pada predikat “puas”. HP Compaq berada pada predikat “sangat puas”. Berdasarkan uji yang menggunakan Importance Performance Analysis (IPA), dapat dilihat bahwa hanya merek Toshiba yang paling baik bahwa tidak ada atribut yang tetap. Untuk elemen loyalitas merek, merek HP Compaq merujuk bahwa loyalitas yang paling tinggi konsumen dibandingkan dengan pengujian lain. Hasil uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan antara top of mind dengan merek laptop yang digunakan Top of mind berbanding lurus dengan merek laptop yang digunakan.

Kata kunci: Laptop, Perilaku Penggunaan, Merek, Ekuitas Merek, Top of Mind

Kembali ke Daftar Skripsi tahun 2009

 2,849 total views

ASTUTI WULANDARI. Analisis Persepsi Gaya Pengasuhan Orang Tua, Keterampilan Sosial,Prestasi Akademik dan Self Esteem Mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama (TPB) Institut Pertanian Bogor

ABSTRACT

ASTUTI WULANDARI. Analisis Persepsi Gaya Pengasuhan Orang Tua, Keterampilan Sosial,Prestasi Akademik dan Self Esteem Mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama (TPB) Institut Pertanian Bogor. Dibimbing oleh EUIS SUNARTI and IRNI RAHMAYANI JOHAN.

 Self- esteem adalah perasaan berharga yang dimiliki seseorang tentang dirinya, nilai kecepatan pada diri. Self- esteem adalah keyakinan tak tergoyahkan bahwa seseorang dapat bergerak ke segala arah sesuai keinginan mereka dan membuat keberhasilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi Self- esteem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik anak dan karakteristik keluarga tidak memiliki korelasi yang signifikan dengan persepsi gaya pengasuhan. Gaya pengasuhan authoritative memiliki hubungan positif dan signifikan dengan keterampilan sosial dan self- esteem. Gaya pengasuhan authoritarian memiliki korelasi negatif dan signifikan dengan keterampilan sosial, prestasi akademik,dan self-esteem. Gaya pengasuhan permissive berkorelasi positif dan signifikan dengan prestasi akademik. Keterampilan sosial memiliki hubungan positif dan signifikan dengan self-esteem. Di sisi lain, prestasi akademik tidak memiliki korelasi yang signifikan dengan self-esteem. Persepsi gaya pengasuhan orang tua, keterampilan sosial, dan prestasi akademik memuliki pengaruh sebesar 33.1 persen terhadap self-esteem.

Kata kunci : persepsi gaya pengasuhan, prestasi akademik, keterampilan sosial, self-esteem

Kembali ke Daftar Skripsi tahun 2009

 2,106 total views

CHRISTIN HARYATI. Hubungan Fungsi AGIL (Adaptasi, Goal, Integrasi & Latency) dengan Kesejahteraan Keluarga Nelayan di Daerah Rawan Bencana Alam

ABSTRAK

CHRISTIN HARYATI. Hubungan Fungsi AGIL (Adaptasi, Goal, Integrasi & Latency) dengan Kesejahteraan Keluarga Nelayan di Daerah Rawan Bencana Alam. Dibimbing oleh EUIS SUNARTI dan IRNI RAHMAYANI JOHAN.

Daerah pesisir Indonesia yang rawan bencana alam akan berpengaruh terhadap kesejahteraan nelayan. Kesejahteraan keluarga merupakan output dari ketahanan keluarga yang dapat ditingkatkan melalui upaya perwujudan keluarga nelayan yang mampu bertahan dari kerawanan bencana. Keluarga dapat bertahan dari kondisi apapun dengan memaksimalkan dan mengelola sumber daya mereka sendiri atau sumber daya yang bukan milik mereka. Pengelolaan sumber daya yang berhubungan dengan fungsi AGIL keluarga (Adaptasi, Goal, Integrasi & Latency). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara variabel penelitian ini yaitu, karakteristik keluarga, kesejahteraan keluarga, dan fungsi AGIL keluarga. Penelitian ini merupakan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Desa Pangandaran . Hal ini didasarkan pada pertimbangan lokasi di mana pernah terjadi bencana alam seperti tsunami pada tahun 2006. Contoh penelitian sebanyak 80 keluarga yang diambi dari 3 RW secara acak. Keluarga tersebut dibagi menjadi 2 kelompok keluarga, yaitu 53 nelayan juragan dan 27 nelayan buruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi AGIL keluarga di kedua keluarga nelayan tidak berbeda nyata. Korelasi fungsi AGIL keluarga dan kesejahteraan keluarga menunjukkan hubungan positif antara fungsi adaptasi dan kemakmuran obyektif. Ini berarti lebih banyak adaptasi dapat meningkatkan pendapatan perkapita untuk setiap keluarga. Korelasi Spearman juga menunjukkan korelasi positif antara latency keluarga dengan kesejahteraan subyektif. Ini berarti latency yang lebih baik dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan subyektif. Dalam kesimpulan dari penelitian ini adalah keluarga memiliki kepuasan yang baik dengan apa pun yang milik mereka.

Kata kunci : AGIL ( Adaptasi, Goal Attainment, Integration, dan Latency), keluarga nelayan, kesejahteraan keluarga

Kembali ke Daftar Skripsi tahun 2009

 3,035 total views

NOVIDA NURMAYANTI. Analisis Tingkat Kesejahteraan, Sikap, Perilaku, dan Tingkat Kepuasan Keluarga Sasaran Program Konversi Minyak Tanah Ke LPG di Kota Bekasi

ABSTRAK

NOVIDA NURMAYANTI. Analisis Tingkat Kesejahteraan, Sikap, Perilaku, dan Tingkat Kepuasan Keluarga Sasaran Program Konversi Minyak Tanah Ke LPG di Kota Bekasi. Dibimbing oleh ISTIQLALIYAH M dan ALFIASARI.

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis karakteristik sosial ekonomi keluarga contoh, (2) menganalisis tingkat kesejahteraan keluarga contoh, (3) menganalisis sikap keluarga contoh terhadap program konversi minyak tanah ke LPG, (4) menganalisis perilaku penggunaan LPG oleh keluarga contoh, (5) menganalisis tingkat kepuasan dan kepentingan keluarga contoh terhadap Program Konversi Minyak Tanah ke LPG, dan (6) Merumuskan strategi perbaikan pelaksanaan program konversi minyak tanah ke LPG.Tidak ada perbedaan yang signifikan antara karakteristik sosial ekonomi keluarga yang menggunakan LPG dan yang tidak menggunakan LPG kecuali tingkat pendidikan istri (p< 0,05 ). Contoh keluarga memiliki kemampuan ekonomi yang rendah, dapat dilihat bahwa hampir semua (90%) berada di bawah rata-rata pengeluaran per kapita Bekasi (Rp589 906,00 ). 60 persen dari contoh dalam kategori miskin dibandingkan dengan garis kemiskinan Kota Jakarta. Analisis regresi menunjukkan bahwa besar keluarga, istri bekerja, pendidikan istri, sikap terhadap program dan mengurangi pengeluaran bahan bakar mempengaruhi tingkat kesejahteraan keluarga (p< 0,1 ) . Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengah contoh keluarga (55%) memiliki sikap negatif terhadap program. Tingkat pendidikan dan pekerjaan istri memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan sikap terhadap program ( p< 0,05). Analisis perilaku penggunaan LPG menunjukkan bahwa lebih dari dua pertiga keluarga contoh (76,67%) menggunakan LPG sejak diberikan dan sampai penelitian dilakukan. Sikap terhadap program ini memiliki dampak yang signifikan terhadap perilaku penggunaan LPG ( p< 0,05). Hasil analisis kepuasan menggunakan Costumer Satisfaction Index menunjukkan bahwa kepuasan contoh terhadap pelaksanaan program masuk kategori puas. Pentingnya Analisis Kinerja ditempatkan harga gas, tabung resistensi dan regulator sebagai atribut yang perlu ditingkatkan kinerjanya.

Kata kunci: kepuasan, perilaku, sikap

Kembali ke Daftar Skripsi tahun 2009

 1,954 total views

PUSPA WIDYA UTAMI. Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Preferensi dan Perilaku Membeli Buku Bajakan

ABSTRAK

PUSPA WIDYA UTAMI. Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Preferensi dan Perilaku Membeli Buku Bajakan. Dibimbing oleh RETNANINGSIH and ISTIQLALIYAH MUFLIKHATI.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap sikap dan perilaku membeli buku bajakan pada mahasiswa IPB. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional study. Data agregasi sepanjang Mei 2009. Data diambil dari 200 sampel dengan komposisi berimbang antara laki-laki dan perempuan. Banyaknya jumlah contoh setiap fakultas diberikan kuota sesuai dengan proportional sampling. Data diperoleh adalah data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dan ditabulasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan diuji statistik. Analisis uji statistik yang digunakan adalah uji beda mann withney/ uji beda t, uji regresi linier berganda dengan metode backward, dan uji regresi logistik dengan metode entered. Hampir seluruh contoh membaca buku dan kebanyakan mereka membeli buku selama tiga bulan terakhir. Hampir dari mereka memiliki pengetahuan dengan nilai rata-rata. Untuk contoh memiliki sikap yang cukup netral tentang pembajakan buku. Alasan dasar mereka bahwa buku pembajakan lebih murah daripada yang asli. Dari hasil tersebut dapat menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi sikap terhadap pembajakan buku adalah usia, alokasi uang, sumber informasi, dan pengetahuan. Faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian buku pembajakan adalah sikap.

Kata kunci: buku pembajakan, pengetahuan, perilaku konsumen, sikap

Kembali ke Daftar Skripsi tahun 2009

 2,487 total views

RAHMA NUR PRAPTIWI. Hubungan Antar Kelentingan Keluarga, Dukungan Sosial dan Kesejahteraan Keluarga Nelayan di Daerah Rawan Bencana

ABSTRAK

RAHMA NUR PRAPTIWI. Hubungan Antar Kelentingan Keluarga, Dukungan Sosial dan Kesejahteraan Keluarga Nelayan di Daerah Rawan Bencana. Dibimbing oleh EUIS SUNARTI and ISTIQLALIYAH MUFLIKHATI.

Keluarga nelayan merupakan keluarga yang rentan karena tinggal di daerah rawan bencana seperti pesisir. Menghadapi wilayah yang rawan bencana, nelayan harus memiliki ketahanan keluarga yang salah satu bagiannya adalah kelentingan keluarga. Untuk memperkuat kelentingan keluarga dibutuhkan dukungan sosial dari berbagai pihak seperti keluarga, tetangga, pemerintah atau lembaga masyarakat. Dukungan sosial dari berbagai pihak akan membantu terciptanya daya lenting keluarga dalam menghadapi krisis sehingga akan meningkatkan kesejahteraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji ketahanan keluarga nelayan terutama menganalisis hubungan antar kelentingan keluarga, dukungan sosial dan kesejahteraan keluarga nelayan di daerah rawan bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan 80 responden yang diambil secara proportional random sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji beda independent sample T-test untuk melihat adanya perbedaan variabel antara keluarga nelayan juragan dan buruh, analisis faktor, dan korelasi Pearson. Kata kunci pada ketahanan keluarga adalah sistem kepercayaan keluarga, pola organisasi , dan proses komunikasi. Semua peubah kelentingan keluarga (sistem kepercayaan keluarga, pola organisasi, dan proses komunikasi) termasuk dalam kategori tinggi. Mungkin karena perasaan menerima atau pasrah yang tinggi pada keluarga contoh, mudahnya contoh mendapatkan informasi dan ketergantungan dan kedekatan masyarakat yang tinggi. Secara umum, ketahanan keluarga nelayan termasuk dalam kategori tinggi. Tidak berbeda pada ketahanan keluarga yang signifikan antara nelayan juragan dan buruh. Berdasarkan  analisis faktor, faktor preskriptif ketahanan keluarga adalah sistem kepercayaan keluarga, pola organisasi dan proses komunikasi.

Faktor yang menentukan sistem kepercayaan keluarga adalah pemaknaan terhadap kemalangan, pandangan positif, kesadaran dan spiritualitas, keterkaitan dan ekspresi emosi secara terbuka. Faktor yang menentukan proses komunikasi adalah kejelasan dan kolaborasi penyelesaian masalah.

Kata kunci : dukungan sosial, keluarga nelayan, kesejahteraan keluarga, ketahanan

Kembali ke Daftar Skripsi tahun 2009

 2,436 total views

ESTI ROHIMAH. Kajian Ketahanan Keluarga Nelayan di Daerah Rawan Bencana: Pemenuhan Pangan dan Perumahan sebagai Indikator Kesejahteraan Keluarga

ABSTRAK

ESTI ROHIMAH.  Kajian Ketahanan Keluarga Nelayan di Daerah Rawan Bencana: Pemenuhan Pangan dan Perumahan sebagai Indikator Kesejahteraan Keluarga. Dibimbing oleh EUIS SUNARTI.

Bencana alam yang kerap melanda kawasan pesisir akan berdampak pada kesejahteraan keluarga nelayan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keragaan pemenuhan kebutuhan pangan dan perumahan sebagai bagian dari indikator kesejahteraan keluarga nelayan di daerah rawan bencana. Penelitian dilakukan di Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran Kabupaten Ciamis  dengan desain cross sectional study. Contoh pada pengamatan ini 80 keluarga nelayan yang ditentukan secara simple random sampling. Persentase terbesar keluarga (58.8%) termasuk keluarga

kecil (≤ 4 orang). Usia kepala keluarga (57.5%) dan ibu (70%) berada pada kelompok dewasa muda. Tingkat pendidikan kepala keluarga dan ibu tidak jauh berbeda yaitu mayoritas tidak memenuhi batas wajib belajar 9 tahun. Karakteristik keluarga, baik secara keseluruhan maupun berdasarkan tipe nelayan berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan pangan. Semakin besar keluarga maka menghitung pengeluaran pangan dan ketersediaan pangan per kapita akan semakin sedikit. Oleh karena itu, semakin lama usia ibu maka semakin tinggi kesiapsiagaan keluarga. Pendapatan per kapita yang semakin tinggi yang disebabkan oleh penurunan pengeluaran pangan dan Coping strategy pangan. Akses pangan meningkat dan penurunan Coping strategy pangan dengan kepemilikan aset tinggi. Sebagian besar (83.7%) keluarga nelayan contoh termasuk dalam kategori  tidak sejahtera secara obyektif, tetapi sebagian besar (67,5%) keluarga nelayan contoh tergolong sejahtera secara subyektif. Faktor yang mempengaruhi kesejahteraan obyektif adalah besar keluarga, sedangkan faktor yang mempengaruhi kesejahteraan subyektif adalah status kepemilikan rumah dan luas lantai per kapita (densitas). Kesejahteraan subyektif keluarga nelayan di daerah rawan bencana dicirikan dengan pentingnya pemenuhan kebutuhan perumahan yang mana memberikan kepuasan yang lebih besar.

Kata kunci: kesejahteraan keluarga, keluarga nelayan, makanan, perumahan

Kembali ke Daftar Skripsi tahun 2009

 2,406 total views

CHANDRIYANI. Nilai anak, Stimulasi Psikososial, dan Perkembangan Kognitif Anak Usia 2-5 Tahun pada Keluarga Rawan Pangan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah

ABSTRAK

CHANDRIYANI. Nilai anak, Stimulasi Psikososial, dan Perkembangan Kognitif Anak Usia 2-5 Tahun pada Keluarga Rawan Pangan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Di bawah bimbingan DWI HASTUTI dan ALFIASARI.

Pertumbuhan optimal dan perkembangan pada anak usia dini akan mampu menggambarkan masa depan yang lebih baik, terutama untuk anak-anak berusia antara 2-5 tahun. Salah satu yang paling penting adalah perkembangan kognitif. Masalah daerah rawan pangan akan berpengaruh terhadap perkembangan kognitif anak melalui ketidakmampuan keluarga untuk menyediakan cukup dan bergizi, dan melalui pembatasan keluarga untuk merangsang kekayaan lingkungan. Selain itu, perkembangan kognitif anak akan dipengaruhi oleh stimulasi psikososial orang tua. Stimulasi psikososial berkaitan dengan nilai keyakinan orang tua terhadap anak-anak (nilai anak). Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Dua kecamatan yaitu Pejawaran dan Punggelan dipilih secara purposive sebagai daerah rawan pangan. Dari masing-masing kecamatan 3 desa dipilih untuk total 6 desa sebagai tempat penelitian. Dari masing-masing desa dipilih 50 keluarga dengan anak usia 2-5 tahun dipilih secara acak, dengan total 300 keluarga sebagai responden penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan nilai anak, stimulasi psikososial dan perkembangan kognitif yang tinggal di daerah rawan pangan dan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan kognitif anak.

 Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai anak adalah 81.2 persen, kondisi ini menunjukkan bahwa persepsi dan harapan orangtua kepada anak tinggi. Sementara itu, rata-rata persentase stimulasi psikososial anak usia 2-3 tahun adalah 49.8 persen dan 57.4 persen untuk anak usia 3-5 tahun. Rata- rata perkembangan kognitif untuk anak usia 2-5 tahun adalah 50.6 persen, yang menunjukkan bahwa anak masih memiliki perkembangan kognitif yang rendah.

Terdapat hubungan yang nyata dan positif antara nilai anak dengan stimulasi psikososial. Artinya bahwa semakin tinggi nilai anak semakin tinggi stimulasi psikososial yang diberikan. Sementara peningkatan stimulasi psikososial diikuti oleh peningkatan perkembangan kognitif anak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kognitif  positif  dan signifikan dipengaruhi oleh lama pendidikan ibu (tahun), lama pendidikan pra sekolah anak (bulan), status ekonomi keluarga dan stimulasi psikososial. Di sisi lain, menunjukkan bahwa peningkatan usia anak akan diikuti dengan penurunan skor perkembangan kognitif. Hal ini menyiratkan bahwa, sekolah dan lembaga lainnya harus memberikan perhatian lebih kepada anak melalui stimulasi yang tepat sesuai dengan usia mereka.

 

Kata kunci : nilai anak, perkembangan kognitif, stimulasi psikososial

 

Kembali ke Daftar Skripsi tahun 2009

 3,160 total views